Bus berhenti di seberang deretan warunglampu warung makan masih menyalaĐức menawarkan membawa taskuberikan pegangan pendekpegangan panjang tersangkut kancingia harus berjalan pelan di sampingku
Aku mendapat kursi nomor tujuh belaskondektur menunjuk ke dalamkulangkahi kaki yang terentangkuminta bergeser sedikitsobekan tiket dari pangkalnyaada di antara dua jari anakku
Đức masih berdiri di bawah pintumengingatkan waktu Bibi akan menjemputkubilang nomor rumah Bibi sudah berubahia mengeluarkan telepon untuk memeriksasopir bertanya siapa lagi yang mau turunĐức mundur melewati genangan
Blus merah kutinggal di lemarikupakai yang cokelat di buslengan yang ini sedikit pendekkutarik untuk menutupi pergelangankoper sudah disimpan di bagasi bawahkupegang tas kain di pangkuan
Penumpang di sebelah membawa setandan pisangia bergeser memberiku tempatkutaruh tas hadiah di bawahkuambil kotak jarum dari saku sampingkancing manset tinggal tergantung seutas benangkupegang di antara dua jari
bus keluar terminal melewati lubangbahuku menyentuh bahunyaia mengingatkan tas di depankutarik mendekat ke kaki
Huệ menelepon untuk pertama kalinyabilang bantal keras sudah kusiapkankubilang ambil yang empukia bilang Kakak berubah pikiran lagitetanggaku memegangkan gulungan benangkupindahkan telepon ke tangan lain
Kumasukkan ujung benang ke jarumbus berguncang, benang terbelahkupilin lagi dengan dua jarigulungan benang di pangkuannyajarum sudah setengah jalan melewati kancingujung benang melekat di bibirku
